Lambang Desa
Pemerintah Desa Desa Gersik
Pendidikan calendar_today 20 Agt 2026 visibility 3 dibaca

Desa Gersik Jadi Lokasi PKM Internasional, Dorong Literasi Hukum Lingkungan dan Pendidikan Berkelanjutan

person

Admin Desa Gersik

Pemerintah Desa Gersik

Desa Gersik Jadi Lokasi PKM Internasional, Dorong Literasi Hukum Lingkungan dan Pendidikan Berkelanjutan

Gersik, 25 Juli 2026 — Desa Gersik, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional yang diselenggarakan Universitas Kuningan (Uniku). Kegiatan bertajuk “Empowering Geresik Village through Environmental Legal Literacy and Sustainable Education for a Resilient and Inclusive Community” ini menjadi bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat melalui penguatan literasi hukum lingkungan dan pendidikan berkelanjutan.

Kegiatan tersebut melibatkan akademisi dari Cebu Technological University, Filipina, Universitas Kuningan, serta sejumlah mitra perguruan tinggi lainnya. Kolaborasi internasional ini menghadirkan pertukaran pengetahuan dan pengalaman yang diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya perlindungan lingkungan dan pembangunan masyarakat yang berkelanjutan.

Salah satu narasumber yang hadir adalah Sylvester Tan Cortes, Ph.D., Founding University Director of DOST Project STRAND-N Cebu Technological University. Dari Universitas Kuningan, kegiatan juga menghadirkan Dr. H. Haris Budiman, S.H., M.H., Wakil Rektor IV Universitas Kuningan, yang menyampaikan materi mengenai literasi hukum lingkungan. Kehadiran akademisi dari dalam dan luar negeri memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh wawasan mengenai hubungan antara pemahaman hukum, kepedulian terhadap lingkungan, dan pembangunan yang berkelanjutan.

Dalam kegiatan tersebut, Universitas Kuningan menegaskan bahwa pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu bagian penting dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Melalui kolaborasi dengan mitra internasional, perguruan tinggi diharapkan tidak hanya menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu menghadirkan pengetahuan tersebut secara nyata di tengah masyarakat.

Wakil Rektor III Universitas Kuningan, Prof. Dr. Agus Yadi Ismail, S.Hut., M.Si., yang hadir mewakili Rektor Universitas Kuningan Dr. Anna Fitri Hindriana, M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan PKM internasional tersebut menjadi bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan masyarakat berbasis ilmu pengetahuan dan kolaborasi global. Kerja sama dengan mitra internasional diharapkan mampu memperkaya wawasan masyarakat sekaligus memperkuat kapasitas desa dalam menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam bidang lingkungan hidup dan pendidikan.

Pemerintah Desa Gersik menyambut positif pelaksanaan kegiatan tersebut. Kepala Desa Gersik, Parman, S.H., menyampaikan apresiasi kepada Universitas Kuningan dan para mitra internasional yang telah memilih Desa Gersik sebagai lokasi pelaksanaan PKM. Kehadiran kegiatan akademik di tengah masyarakat dinilai dapat membuka kesempatan bagi warga untuk mendapatkan pengetahuan baru dan memperluas kerja sama antara desa dengan perguruan tinggi.

Kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan serta memahami pentingnya pendidikan sebagai bagian dari pembangunan desa. Literasi hukum lingkungan menjadi salah satu aspek penting karena memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai hak, kewajiban, dan tanggung jawab bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Di sisi lain, pendidikan berkelanjutan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya membangun masyarakat yang lebih tangguh dan adaptif. Melalui peningkatan pengetahuan dan keterlibatan masyarakat, Desa Gersik diharapkan mampu terus mengembangkan potensi desa dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan dan keberlanjutan untuk generasi mendatang.

Pelaksanaan PKM Internasional di Desa Gersik menjadi salah satu bentuk sinergi antara masyarakat desa, pemerintah desa, perguruan tinggi, dan mitra internasional. Kolaborasi semacam ini diharapkan dapat terus berkembang sehingga kegiatan pengabdian tidak berhenti pada penyampaian materi, tetapi turut membuka peluang kerja sama dan pengembangan masyarakat dalam jangka panjang.

Melalui kegiatan tersebut, Desa Gersik menjadi bagian dari ruang kolaborasi akademik internasional yang membawa isu lingkungan dan pendidikan lebih dekat kepada masyarakat. Semangat kerja sama yang terbangun diharapkan dapat mendukung terwujudnya masyarakat Desa Gersik yang semakin sadar hukum, peduli terhadap lingkungan, inklusif, serta mampu beradaptasi dengan berbagai tantangan pembangunan di masa depan.

Bagikan Artikel Ini: